RS Santosa Dituding Tolak Pasien karena BPJS Mati, Pihak Rumah Sakit Bela Diri

TRIBUN 21

- Redaksi

Selasa, 6 Januari 2026 - 15:11 WIB

5024 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung – Sebuah kontroversi muncul di RS Santosa, Kota Bandung, setelah pihak rumah sakit dituding menolak pasien karena BPJS-nya sudah mati. Orang tua pasien, Inisial F, mengaku bahwa anaknya dibiarkan tanpa tindakan medis karena BPJS-nya sudah tidak aktif.

“Ia Ibu maaf untuk saat ini Kami dari pelayanan RS Santosa hanya bisa menangani pasien yang sudah lengkap kebutuhannya terkait BPJS aktif,” ucap oknum pelayanan RS Santosa, seperti yang dikutip oleh sumber.

Namun, pihak RS Santosa membela diri dengan mengatakan bahwa mereka hanya mengikuti prosedur yang berlaku. “Kami memahami bahwa situasi darurat memerlukan penanganan segera, namun kami juga harus memastikan bahwa pasien memiliki hak yang sama untuk mendapatkan pelayanan yang optimal,” kata Humas RS Santosa, dalam pernyataan tertulis.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

RS Santosa juga menjelaskan bahwa pasien dapat menggunakan fasilitas Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) jika BPJS-nya sudah tidak aktif, namun harus memenuhi beberapa syarat terlebih dahulu.

“Jika pasien memiliki kondisi darurat, kami akan memberikan penanganan awal dan kemudian meminta pasien untuk melengkapi administrasinya,” tambah Humas RS Santosa.

Namun, Inisial F tetap merasa tidak puas dengan pelayanan RS Santosa dan berharap pihak rumah sakit dapat memperbaiki pelayanan mereka agar tidak ada lagi pasien yang mengalami nasib serupa.

“RS Santosa harus memperbaiki pelayanan mereka dan tidak hanya mementingkan prosedur administratif,” kata Inisial F.

Kami akan terus memantau perkembangan kasus ini dan berusaha untuk mendapatkan informasi yang lebih lengkap dari pihak RS Santosa dan Inisial F.

Berita Terkait

Kasus H. Erwin: Pengacara Minta Walikota Diperiksa sebagai Saksi
Gubernur Dedi Mulyadi Dorong Keterbukaan Dana Publik dari Provinsi hingga Desa
Exploring the Nutritional Benefits of Fruits in a Healthy and Balanced Diet

Berita Terkait

Jumat, 10 April 2026 - 10:42 WIB

Komunitas Pemuda Tangsel Bersatu, Gaungkan Gerakan Anti Kekerasan Remaja dan Gen Z Melalui Kegiatan Positif

Senin, 9 Maret 2026 - 21:35 WIB

Ketua Umum LSM Triga Nusantara Mengecam Keras Dugaan Suap dan Desak KPK Tangkap Semua Penerima Uang Ijon

Jumat, 27 Februari 2026 - 17:13 WIB

Keluarga Besar Ponpes Tajul Alawiyyin Gelar Buka Puasa Bersama, Perkuat Sinergi Jaga Kondusifitas Ramadhan

Berita Terbaru