Warga Putri Betung Diterkam Harimau Saat Bekerja di Kebun, Kapolsek Imbau Masyarakat Tingkatkan Kewaspadaan

TRIBUN 21

- Redaksi

Selasa, 19 Mei 2026 - 13:19 WIB

5015 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Blangkejeren – Seorang warga Desa Singah Mulo, Kecamatan Putri Betung, Kabupaten Gayo Lues, mengalami luka serius setelah diterkam Harimau Sumatera saat sedang bekerja di kebunnya sendiri, Selasa (19/5/2026) sekitar pukul 12.30 WIB.

Korban diketahui bernama Roni (26), warga Dusun Ayu Ara, Desa Singah Mulo, Kecamatan Putri Betung, Kabupaten Gayo Lues. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami sejumlah luka robek di bagian wajah, kepala dan bahu kiri, sehingga harus mendapatkan penanganan medis intensif di Rumah Sakit Salahuddin Aceh Tenggara.

Kapolres Gayo Lues AKBP Hyrowo, S.I.K., melalui Kapolsek Putri Betung IPDA Novrizal, S.H., membenarkan adanya peristiwa tersebut dan menyampaikan bahwa pihak kepolisian langsung bergerak cepat melakukan langkah penanganan serta koordinasi dengan instansi terkait.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian bermula saat korban sedang beraktivitas di kebun miliknya yang berada di wilayah Desa Singah Mulo. Tidak lama kemudian, saksi bernama Samin (39), warga desa setempat, mendengar teriakan dari arah kebun korban.

Mendengar suara minta tolong tersebut, saksi langsung berlari menuju sumber suara. Setibanya di lokasi, saksi melihat korban dalam kondisi bersimbah darah. Saat ditanya mengenai kejadian yang dialaminya, korban dengan suara tertatih-tatih mengaku baru saja diterkam harimau.

Selanjutnya, saksi segera membawa korban pulang ke rumah menggunakan sepeda motor sebelum akhirnya dirujuk ke Rumah Sakit Salahuddin Aceh Tenggara guna mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

“Korban mengalami luka robek pada bagian kepala, bibir atas dan bibir bawah, serta luka pada bahu sebelah kiri akibat serangan satwa liar tersebut,” ujar IPDA Novrizal, S.H.

Kapolsek juga menyampaikan bahwa keberadaan Harimau Sumatera di wilayah Kecamatan Putri Betung saat ini sudah sangat meresahkan masyarakat karena kerap berkeliaran di sekitar perkebunan warga.

Menurutnya, beberapa bulan sebelumnya Harimau Sumatera juga sempat memangsa sejumlah hewan ternak milik warga seperti biri-biri, anjing dan kambing di wilayah Desa Meloak Aih Ilang.

“Atas kejadian ini, kami langsung mengambil langkah cepat dengan menghimbau masyarakat melalui para penghulu dan perangkat desa di forum WhatsApp Grup Forkopimcam Putri Betung agar warga yang masih beraktivitas di kebun segera kembali ke lokasi aman untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,” jelas Kapolsek.

Selain itu, pihak Polsek Putri Betung juga telah berkoordinasi dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh melalui Suherman selaku Kares Aceh Tenggara guna penanganan lebih lanjut terkait kemunculan Harimau Sumatera di wilayah tersebut.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan tidak beraktivitas sendirian di area perkebunan maupun hutan yang rawan kemunculan satwa liar demi keselamatan bersama.

Humas Polres Gayo Lues

Berita Terkait

BPK Bongkar Temuan Rp5 Miliar di Inspektorat Gayo Lues, Pengembalian Dana Jadi Penentu WTP
Hari Bhayangkara Ke-80, Kapolres Gayo Lues: Tingkatkan Pelayanan Terbaik Kepada Masyarakat
Polres Gayo Lues Gelar Olahraga Bersama Semarakkan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026
Aktivitas Ilegal PT Hopson Terus Berjalan, Desakan ke Mabes Polri Makin Keras
KPH Wilayah VIII Perkuat Pengamanan Hasil Hutan dan Tata Niaga Getah Pinus
Dari Surat Larangan hingga Ancaman Pidana, Mengapa Aktivitas PT Hopson Disebut Masih Sulit Dihentikan?
PT Hopson Aceh Industri Disebut Kebal Sanksi, Dugaan Aktivitas Tanpa Legalitas Lengkap Kembali Terungkap
Muncul Dugaan Pengaburan Bukti Lingkungan, Hilangnya Limbah PT Rosin Perlu Diusut hingga ke Akar Persoalan

Berita Terbaru